Minggu, 16 Desember 2012

Rekomendasi Analis Kapan Harus Beli dan Jual Emas


Harga emas spot pada Selasa, diperdagangkan sedikit menurun dibandingkan perdagangan Senin kemarin, setelah menlonjak tajam dari pekan sebelumnya.

Harga emas di Divisi Logam Mulia PT Antam Tbk, Selasa ini diperdagangkan Rp582.200 per gram, turun Rp4.000. Sebelumnya, emas sempat naik Rp40.200 pada perdagangan Senin ke level Rp586.200.
Di Amerika Serikat, harga emas pada Senin diperdagangkan flat menyusul melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap Euro. Komoditas emas spot diperdagangkan pada kisaran US$1.737,90-US$1.725,80 per ons.
Sementara itu emas berjangka untuk pengiriman Desember ditutup tidak berubah pada US$1.730,90 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas berjangka diperdagangkan dalam rentang US$1.738 - US$1.725 per ons.

"Masih banyak masalah-masalah mendasar di Eropa dan itu akan memakan waktu lama," kata Alex Ashby, analis di Global X Funds yang berbasis di New York seperti dikutip laman The Street. "Ada beberapa perkembangan positif dalam hal paket penghematan, tapi kemudian masih ada ketidakpastian bagi para kreditur Yunani."

Harga perak untuk pengiriman Desember kehilangan 8 sen ditutup pada US$32,52 per ons, sementara indeks dolar AS turun 0,02 persen menjadi US$81,03.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan diperdagangkan pada kisaran US$1.742,50-US$1.721.  "Secara teknis jika harga mampu ditutup di atas kisaran US$1.742,50, harga berpotensi menguji titik resistance berikutnya pada US$1.775 dan US$1.795," kata Imam G, analis emas dari Global Artha Futures dalam laporan hariannya.

Imam memperkirakan perdagangan emas hari ini masih positif, dan merekomendasikan beli jika emas menguat menyentuh US$1.742,50, karena perhitungannya emas bisa naik melampaui US$1.749. Dia juga merekomendasikan jual bila turun ke US$1.721, karena berpotensi melorot ke US$1.716.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar