Rabu, 23 Januari 2013

Plaza UOB Belum Normal, Karyawan Menumpuk di Luar Gedung


Pengurasan air di basement tiga Plaza United Overseas Bank (UOB) masih terus berlangsung hingga hari ini, Senin 21 Januari 2013. Akibatnya aktivitas di gedung itu belum normal dan karyawan menumpuk di lobi serta luar gedung.

“Ruang kantor masih sepi. Belum jelas apakah hari ini kami sudah mulai kerja atau masih diliburkan,” kata Tanesia, karyawati bagian operasional gedung UOB yang berkantor di lantai 21. Menurutnya, sejak Kamis pekan lalu saat banjir besar menerjang Jakarta dan menenggelamkan ketiga basement UOB, karyawan di sana diliburkan.

Ada tiga basement di Plaza UOB, yaitu BI setinggi 4 meter, B2 setinggi 3 meter, dan B3 setinggi 4 meter. Ketika air bah menerjang, ketiga basement itu dipenuhi 85 ribu kubik air. Menurut petugas pemadam kebakaran, saat ini basement BI dan B2 sudah kering total, sementara basement B3 masih terus dikuras karena airnya masih tinggi.

Diperkirakan ada banyak mobil di dalam basement B3. Untuk itu petugas pemadam kebakaran mengerahkan 15 unit pompa berkapasitas 2.000 liter per menit untuk menyedot air dari dalam basement Plaza UOB, sementara olah Tempat Kejadian Perkara masih menunggu air sepenuhnya surut.

Sebelumnya, ditemukan empat korban di dalam basement Plaza UOB – dua selamat dan dua lagi meninggal dunia. Posko tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri saat ini telah didirikan di Plaza UOB untuk mengantisipasi adanya korban baru meskipun pihak pengelola hingga kini menyatakan tidak ada lagi korban yang ada dalam basement.

Karyawan yang berkantor di Plaza UOB menjelang siang ini masih terlantar. Listrik di gedung 40 lantai yang terletak di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, itu belum menyala sehingga eskalator dan lift tidak berfungsi. Air bersih pun belum mengalir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar