Selasa, 05 Februari 2013

Harapan Ekonomi Global Pulih, Bursa Asia Menguat


Indeks saham utama di bursa Asia naik tipis pada awal perdagangan Senin 4 Februari 2013. Pergerakan indeks itu didukung data Amerika Serikat yang positif dan harapan akan adanya pemulihan ekonomi global.

Sebab, Bank Sentral AS melonggarkan kebijakan moneternya, serta didukung data manufaktur yang solid dari Eropa dan China. Indeks MSCI di Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen, setelah membukukan kenaikan mingguan sebesar 0,7 persen.

"Saham Asia cenderung mengambil momentum dari kenaikan saham di AS dan aset berisiko umumnya, sehingga diperkirakan terus menguat," kata Naohiro Niimura, seorang pialang dari perusahaan konsultan dan riset saham di Jepang, seperti dikutip dari laman Reuters, Senin.

Di bursa AS, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menguat ke level 14.000 akhir pekan lalu, atau untuk pertama kalinya sejak Oktober 2007. Sementara itu, indeks Standard & Poor's 500 mencapai titik tertingginya sejak Desember 2007.

Jumat lalu, data AS menunjukkan bahwa lapangan pekerjaan naik 157.000 selama bulan sebelumnya, direvisi ke atas untuk November dan Desember. Sementara itu, Institute for Supply Management menyatakan bahwa indeks aktivitas pabrik nasional naik ke level tertingginya sejak April lalu.

China juga diikuti dengan berita positif selama akhir pekan lalu. Sebab, indeks pembelian manajer (PMI) untuk sektor nonmanufaktur tumbuh pada Januari. Kondisi itu menunjukkan kenaikan dalam empat bulan berturut-turut, dan memperlihatkan negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia itu mulai pulih dari krisis.

Sementara itu, di bursa saham Australia, indeks dibuka naik tipis 0,2 persen pada perdagangan hari ini, setelah menguat 0,9 persen ke level tertinggi 21 bulan terakhir pada penutupan transaksi Jumat. Indeks saham Korea Selatan juga naik di awal transaksi sebesar 0,6 persen.

Di bursa acuan Jepang, indeks Nikkei 225 pun dibuka menguat 0,6 persen atau naik ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir seiring pelemahan mata uang yen terhadap dolar AS.

1 komentar:

  1. I found a lot of informative stuff in your article. Keep it up. Thank you.
    Economics :)

    BalasHapus